Logo BeritaKini
Breakingnews
DPR Tinjau Instruksi Prabowo soal Bahasa Prancis dalam Kurikulum
POLITIK

DPR Tinjau Instruksi Prabowo soal Bahasa Prancis dalam Kurikulum

person

Wartawan

Zidan

Editor

Redaksi

Jumat, 29 Mei 2026 | 09:14 WIB

JAKARTA, (BeritaJagoan).-Presiden RI Prabowo Subianto menyatakan telah menginstruksikan agar Bahasa Prancis mulai diajarkan di seluruh jenjang sekolah di Indonesia. Pernyataan itu disampaikan saat kunjungan kenegaraan di Paris, Prancis, Kamis (28/5).


Menanggapi hal tersebut, Komisi X DPR RI yang membidangi pendidikan berencana meminta penjelasan dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) dalam rapat kerja mendatang.


Wakil Ketua Komisi X DPR, Lalu Hadrian, mengatakan sebelumnya pemerintah juga sempat mewacanakan pengajaran Bahasa Portugis di sekolah-sekolah Indonesia. Namun hingga kini, belum terlihat langkah konkret terkait roadmap, regulasi, maupun kesiapan pelaksanaannya.


Menurutnya, penguatan pembelajaran bahasa asing memang penting, tetapi kebijakan pendidikan harus disusun berdasarkan kebutuhan kurikulum, kesiapan tenaga pengajar, serta manfaat bagi peserta didik.


Ia mengingatkan agar kebijakan tersebut tidak hanya dipandang sebagai bagian dari agenda diplomasi internasional tanpa perencanaan pendidikan yang matang.


Lalu menilai, apabila kesiapan belum menyeluruh, penerapan Bahasa Prancis sebaiknya dilakukan secara bertahap, misalnya sebagai mata pelajaran pilihan atau program khusus di sekolah tertentu.


Sebelumnya, dalam pidatonya di Istana Elysee, Paris, Prabowo menekankan pentingnya mempererat hubungan Indonesia dan Prancis, terutama di bidang pendidikan, sains, dan teknologi. Ia juga menyebut Indonesia perlu mempersiapkan diri menghadapi perkembangan global melalui penguasaan bahasa asing.


Saat ini, Bahasa Inggris masih menjadi satu-satunya bahasa asing wajib nasional di jenjang SMP hingga SMA/SMK. Mulai tahun ajaran 2027/2028, Bahasa Inggris juga akan menjadi mata pelajaran wajib di tingkat SD. ***

forum Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini.