SUMEDANG, (JagoanBerita).- Polres Sumedang menggelar Kegiatan Latihan Pra Operasi (Lat Pra Ops) Jaran Lodaya Tahun 2026 di Aula Command Center Polres Sumedang (28/5), yang dipimpin Kabag Ops Polres Sumedang KOMPOL Laksana Wijayanti, dan diikuti personil, para pejabat utama, beserta Kapolsek dan Kanit/Panit Reskrim jajaran melalui Zoom Meeting.
Dalam keterangannya (Jum'at 29 Mei 2026), Kabag Ops menyampaikan bahwa Operasi Jaran Lodaya 2026 dilaksanakan sebagai langkah konkret Kepolisian dalam menekan angka pencurian kendaraan bermotor (curanmor) yang masih menjadi salah satu kejahatan menonjol di wilayah hukum Polres Sumedang.
"Kejahatan curanmor masih menjadi ancaman nyata yang meresahkan masyarakat. Oleh karena itu, melalui Operasi Jaran Lodaya 2026, kami mengedepankan kegiatan penegakan hukum yang didukung fungsi intelijen, preemtif, dan preventif guna menindak pelaku sekaligus mencegah terjadinya tindak pidana curanmor," ungkapnya.
Menurutnya, operasi akan dilaksanakan selama 10 hari, mulai tanggal 29 Mei hingga 7 Juni 2026, dengan sasaran utama para pelaku curanmor beserta jaringan dan penadah hasil kejahatan.
"Kami berkomitmen untuk menindak tegas para pelaku dan jaringan pencurian kendaraan bermotor sesuai ketentuan hukum yang berlaku. Selain itu, akan meningkatkan patroli pada jam-jam rawan, memperkuat kegiatan kring serse, serta memberikan edukasi kepada masyarakat agar lebih waspada dalam mengamankan kendaraannya," tuturnya.
Kabag Ops juga mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan dengan menggunakan kunci pengaman ganda, memarkir kendaraan di tempat yang aman, serta segera melaporkan kepada pihak kepolisian apabila menemukan aktivitas mencurigakan di lingkungan sekitarnya.
"Keberhasilan operasi ini membutuhkan dukungan dan partisipasi aktif masyarakat. Sinergi antara kepolisian dan masyarakat, diharapkan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif di Kabupaten Sumedang dapat terus terjaga," tukasnya.
Adapun, giat Lat Pra Ops Jaran Lodaya 2026 berlangsung dengan aman, tertib, dan lancar sebagai bentuk kesiapan Polres Sumedang dalam menghadapi pelaksanaan operasi kewilayahan guna menciptakan rasa aman bagi masyarakat. ***
Keruk Sungai Demi Cegah Banjir, Pentahelix Dayeuhkolot Kecewa Para Ketua RW Tak Hadir
DPRD Sumedang Pastikan Pengelolaan APBD 2025 Berjalan Akuntabel dan Transparan
Tahap Kedua Dimulai! Ini Strategi Pentahelix Dayeuhkolot Bebaskan Warga Pasawahan dari Langganan Banjir
Petani Apresiasi Program P3I, Saluran Irigasi Citanjung Kini Dibenahi
Warga Dayeuhkolot Lapor ke KDM, Proyek SDA Jabar Diduga Ada Penyimpangan
Dukung jurnalisme independen kami dengan memindai kode QRIS di bawah ini melalui aplikasi e-wallet atau m-banking kesayangan Anda.
Terima kasih banyak atas apresiasi & dukungan Anda!